POSTED BY Admin # Tips 6 January 2020

Bagian-Bagian Mesin Mobil & Fungsinya

Bagian-Bagian Mesin Mobil beserta Fungsinya 

Bagian-bagian mesin mobil memiliki fungsi penting yang dapat mempengaruhi kinerja sebuah mobil sehingga dapat berfungsi dengan baik. Mobil terbagi atas beberapa bagian besar, seperti komponen utama, sistem pelumasan, sistem pendinginan, dan lain sebagainya. Bagian-bagian tersebut masih dapat dibagi lagi ke dalam beberapa klasifikasi. Namun, secara garis besar komponen mesin mobil dibagi menjadi 2, yaitu komponen mesin yang tidak dapat bergerak dan komponen mesin yang dapat bergerak. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan berikut ini!

Bagian-Bagian Mesin Mobil dan Fungsinya

  1. Blok Silinder

blok-silinder-mobil.jpg

Anda perlu memperhatikan bagian-bagian mesin mobil yang dapat membuat mobil bekerja dengan baik. Salah satunya adalah blok silinder. Blok silinder merupakan salah satu bagian utama mesin mobil yang menjadi dasar dari sebuah mesin kendaraan. Blok silinder juga berfungsi sebagai tempat dudukan dari mekanisme engkol. Pada bagian blok silinder ada beberapa buah silinder mesin dan pada setiap silinder mesin tersebut terdapat sebuah piston yang terletak pada salah satu ujung batas piston tersebut. Sementara itu, pada ujung batang lainnya dihubungkan oleh poros engkol. Naik turunnya piston tersebut yang membuat bagian engkol dapat bergerak. 

  1. Silinder 

silinder-mobiln.jpg

Komponen ini berfungsi untuk memindahkan panas ke tenaga mekanik. Jika Anda menginginkan tenaga mesin kendaraan yang optimal, maka Anda harus dapat menjaga agar tidak terjadi kebocoran pada gas yang dibakar pada bagian antara piston dan silinder. 

Pemakaian beberapa silinder biasanya disusun sejajar dalam satu garis di dalam blok mesin. Silinder biasanya dilapisi dengan Nikasil. Bentuk dari silinder memang sangat rumit, namun Anda harus selalu bisa merawat komponen tersebut agar dapat bekerja secara normal. Apabila terjadi masalah atau kerusakan, Anda harus mengganti alat ini dengan suku cadang yang terdapat di pasaran. 

Mengetahui bagian-bagian mesin mobil meski terkadang terkesan rumit, namun tetap perlu Anda perhatikan agar kendaraan mobil Anda selalu dapat bekerja secara maksimal. 

  1. Kepala Silinder (Cylinder Head)

car-cylinder-head.jpg

Kepala silinder atau cylinder head adalah bagian mesin yang dipasangkan pada  blok silinder bagian atas dengan cara dibaut serta diberi gasket. Pada umumnya, komponen ini terbuat dari bahan campuran tambahan besi tuang dan juga alumunium yang dapat membatasi pemuaian. Pada kepala silinder terdapat ruang bakar dan biasanya dijadikan sebagai dudukan busi dan mekanisme katup pada mesin 4 tak. Selain itu, terdapat tambahan mantel pendingin yang terhubung dengan blok silinder yang dapat mendinginkan bagian busi serta katup yang terdapat di dalam komponen tersebut.  

  1. Karter (Oil Pan)

oil-pan.jpg

Karter atau oil pan adalah komponen mobil yang berfungsi untuk menampung oli mesin yang digunakan untuk melumasi seluruh komponen mesin. Komponen mesin mobil yang satu ini berada pada bagian bawah blok silinder. Di dalam karter atau oil pan ini terdapat drain plug (penyumbat oli) yang berfungsi untuk mengganti oli mesin. Untuk menghindari terjadinya kebocoran pada mesin mobil, karter diberi baut dan tambahan gasket yang diletakkan di antra engkol dengan karter. 

  1. Torak atau Piston 

piston-mobil.jpg

Piston dapat diibaratkan sebagai jantungnya mesin, karena komponen ini berhubungan langsung dengan proses pembakaran yang menghasilkan energi gerak. Piston akan naik turun untuk menghasilkan energi yang kemudian dilanjutkan ke mekanisme engkol, fly wheel hingga pemindah daya dan penggerak roda. Karena itulah, piston memang diharuskan u-ntuk bekerja dengan kecepatan yang maksimal. 

Komponen yang satu ini dibuat dengan karakteristik yang dapat tahan lama terhadap tingkat suhu yang panas serta tekanan yang tinggi yang terjadi akibat pergerakan yang dan proses pembakaran yang terjadi di dalamnya. Ada beberapa macam bentuk kepala piston, yaitu datar dan juga cembung. 

  1. Batang Piston atau Conneting Rod

batang-piston.jpg

Batang piston atau connecting rod adalah komponen mesin mobil yang berfungsi untuk menghubungkan piston dengan poros engkol. Dengan begitu energi yang diterima oleh piston akan disalurkan ke poros engkol dan merubahnya menjadi energi putar. 

  1. Poros Engkol

poros-engkol-mobil.jpg

Poros engkol merupakan komponen mesin mobil yang memiliki fungsi untuk mengubah gerakan lurus piston yang terdapat pada silinder menjadi gerakan putar melalui batang piston. Poros engkol juga berfungsi untuk menjaga gerakan piston agar dapat bekerja dengan normal. 

  1. Ring Piston

ring-piston-mobil.jpg

Ring piston adalah komponen berfungsi untuk merapatkan piston dengan blok silinder agar tidak terjadi kebocoran saat langkah kompresi tengah berlangsung. Terdapat dua macam piston ring, yaitu pegas kompresi.


Komponen-Komponen Tambahan Mesin Mobil yang Dapat Mendukung Kinerja Mobil 

Selain bagian-bagian mesin mobil yang telah disebutkan di atas, terdapat pula komponen-komponen tambahan lainnya yang dapat membantu kinerja dari mesin mobil. Komponen-komponen tambahan tersebut antara lain:

  1. Sekring,  merupakan komponen tambahan yang berfungsi untuk mencegah terjadinya konsleting pada mesin mobil. 
  2. Kunci kontak, yaitu bagian yang dapat menghubungkan dan juga memutuskan aliran listrik di dalam mobil. 
  3. Amperemeter, yaitu bagian yang dapat mengontrol arus listrik. 
  4. Regulator, adalah komponen yang berfungsi untuk mengubah aliran arus AC menjadi arus DC. 
  5. Karburator, yaitu bagian yang ada di dalam mesin mobil yang dapat mencampurkan bahan bakar kendraan. 
  6. In house manifoll, merupakan saluran bahan bakar gas baru. 
  7. Eks house, yaitu komponen yang dapat menyalurkan sisa pembakaran. 
  8. Tutup radiator, bagian ini untuk menahan tekanan air.
  9. Radiator, yaitu bagian yang berguna untuk menampung dan mendinginkan air radiator.
  10. Radiator bagian atas, yaitu komponen yang berfungsi untuk menampung air panas.
  11. Kepala bagian bawah, merupakan salah satu komponen tambahan yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung air dingin. 
  12. Kepala silinder, adalah bagian yang berfungsi sebagai pelindung tekanan air.
  13. Tutup kepala silinder, yaitu bagian yang berfungsi sebagai pelindung mekanisme katup. 
  14. Motor starter, yaitu penggerak pulas mesin. 
  15. Termostat, merupakan komponen yang dapat membuat kinerja mesin lebih optimal. 
  16. Alternator, yaitu bagian yang berfungsi segai generator listrik dan juga mensupli baterai.
  17. Kipas, adalah komponen yang berguna untuk mendinginkan mesin bagian luar dan radiator mesin. 
  18. Busi, merupakan bagian tambahan yang berfungsi sebagai pemantik api.
  19. Pompa air, bagian ini dapat mengatur sirkulasi dari air pendingin yang ada di dalam mesin menuju radiator. 
  20. Switch temperature, yaitu bagian yang memiliki fungsi untuk mengontrol suhu ketika mesin sedang bekerja. 
  21. Blok mesin, yaitu bagian yang memiliki fungsi sebagai dudukan dari beberapa komponen, seperti misalnya poros engkol, busi, dan lain sebagainya. 
  22. Pompa bensin, bagian yang berfungsi untuk memompa bahan bakar atau bensin.
  23. Fly wheel, yaitu komponen yang dapat meneruskan putaran mesin kendaraan menuju ke sistem transmisi dan juga bagian kopling mobil. 
  24. Saringan, yaitu bagain yang berguna sebagai penyaring bahan bakar yang menuju pompa bensin. 
  25. Pully, adalah salah satu komponen tambahan yang berfungsi sebagai dudukan dari panbell. 
  26. Stick oil, berfungsi sebagai pengukur kondisi dan volume oli mobil. 

Berbagai Sistem Pada Mesin Mobil

Selain terdapat bagian-bagian mesin mobil yang dapat membuat mobil dapat berfungsi sebagaimana mestinya, ada juga sistem pada mesin mobil yang dapat melengkapi sebuah mesin mobil. Berikut ini adalah beberapa sistem yang melengkapi sebuah mesin sehingga membuat mesin kendaraan dapat bekerja sesuai fungsinya:

  1. Sistem Starter

Sistem starter merupakan sistem yang berfungsi sebagai penggerak awal putaran dari mesin kendaraan melalui roda penerus atau fly wheel dan poros engkol. Mesin kendaraan tidak dapat bergerak dengan sendirinya tanpa adanya alat penggerak tenaga dari luar sebagai penggerak awal. Beberapa komponen mesin yang terdapat di dalam sistem starter adalah baterai, rellay, motor starter dan juga kunci kontak. 

     2.Sistem Pengapian

Sistem pengapian merupakan rangkaian mekatronika yang digunakan untuk menyalurkan energi listrik bertegangan tinggi, dengan input bertegangan rendah ke busi untuk dikonversi menjadi percikan api. Baik pada mesin yang menggunakan bensin maupun bahan bakar gas, sama-sama memiliki sistem pengapian di dalamnya. 

Prinsip yang digunakan pada sistem pengapian ini adalah perubahan energi dari energi listrik menjadi percikan api. 

     3. Sistem Pendinginan

Sebuah mesin kendaraan membutuhkan sistem pendinginan untuk mendinginkan suhu mesin yang begitu tinggi setelah seharian digunakan.  Suhu panas tersebut biasanya disebabkan oleh pembakaran dari udara dan bahan bakar. Panas yang terlalu tinggi dapat merusak mesin. Karena itulah sistem pendinginan ini diperlukan untuk mendinginkan panas mesin kendaraan. 

Sistem pendingin juga  berfungsi untuk menjaga suhu mesin tetap stabil pada tingkat yang sudah ditentukan atau ideal. Proses pembakaran yang terjadi secara terus-menerus mengakibatkan temperatur mesin dalam kondisi yang sangat tinggi. Karena itulah, sistem pendingin ini digunakan agar temperatur mesin terjaga pada batas yang ideal. 

Prinsip sistem pendingin adalah melepaskan panas mesin ke udara. 

  • Tipe langsung dilepaskan di udara disebut dengan pendinginan udara (air cooling).
  • Tipe menggunakan fluida sebagai perantara atau biasa disebut pendinginan air.

     4. Sistem Bahan Bakar 

Sistem bahan bakar adalah suatu sistem yang berfungsi untuk menyimpan bahan bakar secara aman, menyalurkan bahan bakar dan mencampurnya dengan bahan bakar dan udara. Berikut ini adalah 4 jenis bahan bakar yang biasa digunakan pada kendaraan:

  • Sistem bahan bakar injeksi yang biasa digunakan pada mesin kendaraan bensin
  • karburator yang biasa dipakai pada mesin kendaraan bensin.
  • Sistem bahan bakar injeksi yang biasa dipakai pada mesin kendaraan diesel
  • Sistem bahan bakar gas cair yang biasa dipakai pada kendaraan NGV atau Natural Gas Vechicles.

     5. Sistem Pengisian

Sistem pengisian berfungsi untuk menyalurkan energi berupa listrik yang berasal dari baterai. Energi tersebut digunakan untuk menghidupkan kendaraan serta sistem pengapian pada saat start. Sistem pengisian bekerja dengan mengubah energi gerak (putaran mesin) menjadi energi listrik. Agar dapat melakukan perubahan energi tersebut, sistem pengisian ini menggunakan komponen yang disebut alternator.

     6. Sistem Pelumasan

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari sistem pelumasan:

  • Mencegah keausan pada bagian-bagian mesin mobil.
  • Mengurangi panas pada bagian mesin mobil
  • Mengurangi gesekan yang biasa terjadi pada komponen yang terbuat dari metal
  • Melumasi bagian-bagian mesin yang bergerak
  • Membawa kotoran sisa gesekan komponen mesin mobil

     7. SistemPembuangn Gas

Sistem ini berfungsi untuk menyalurkan gas dari sisa pembakaran untuk bisa keluar dari dalam mesin. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kebisingan yng terjadi di dalam mesin. 

Demikianlah pembahasan tentang bagian-bagian mesin mobil beserta fungsinya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda.

call supercar.id now (+62)819 3288 0757 whatsapp custom.co.id now 0818 0818 2277